Banyak Peserta Mundur, Klaim Bebas Perjokian

jatim info: Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Jatim mengklaim pelaksanaan ujian tulis rekrutmen CPNS yang digelar serentak se-Jatim pada Minggu (12/12/2010) hari ini berjalan lancar. Selain itu, belum ada laporan yang masuk ke BKD Jatim ditemukannya praktik perjokian atau bentuk kecurangan lainnya.

Kepala BKD Provinsi Jatim Akmal Boedianto kepada beritajatim.com mengatakan, pihaknya telah mengantisipasi seketat mungkin praktik kecurangan dalam tes CPNS pemprov dengan melibatkan 1.002 orang pengawas, dengan komposisi PNS di lingkungan Pemprov Jatim, kepolisian dan Satpol PP (keamanan) dan dosen/karyawan. “Kami masih belum menemukan adanya praktik perjokian. BKD kabupaten/kota se-Jatim juga belum melaporkan kepada BKD Jatim adanya praktik perjokian tes CPNS di wilayahnya,” katanya.

Menurut dia, pada pendaftaran awal melalui via online tercatat ada sebanyak 17.014 pelamar CPNS pemprov. Untuk yang lolos seleksi administrasi sekitar 14.695 nama, kemudian ada susulan sebanyak 6 orang menjadi 14.701 nama. Mereka terdiri dari pelamar dengan jenjang pendidikan S1-S2 sebanyak 10.090 pelamar dan untuk jenjang pendidikan SLTA-D3 sebanyak 3.799 pelamar.

Ujian tulis dilaksanakan di 17 lokasi di Surabaya. Banyaknya tempat ujian dikarenakan peserta ujian yang melebihi dari angka yang diprediksikan panitia CPNS yakni sebanyak 8 ribu pelamar. Lokasi tes di antaranya di Universitas Tujuh Belas Agustus (Untag) Surabaya, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan Universitas Dr Soetomo (Unitomo), UPN Veteran, gedung Badan Diklat Jatim, dan SMKN 6 Surabaya.

“Jumlah pelamar kali ini memang di luar perkiraan. BKD Jatim hanya perkirakan tujuh ribu sampai delapan ribu peserta, ternyata yang lolos administrasi mencapai lebih 14 ribu orang,” ujarnya.

Jika sebelumnya ujian digelar di satu tempat seperti gedung olahraga (GOR) atau gedung pertemuan, tahun ini modelnya classical atau tempatnya di ruang-ruang kelas, seperti tes ujian akhir nasional (Unas) atau tes seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN).

Akmal menambahkan, tes CPNS yang diselenggarakan serentak seluruh kabupaten/kota di Jatim ini memang belum ditemukan adanya penyimpangan, tetapi banyak peserta yang mengundurkan diri dan tidak mengikuti tes.

Akibatnya, banyak bangku kosong selama tes tulis berlangsung. “Jumlah yang mundur baru diketahui setelah tim BKD di lapangan melaporkan ke kami. Nanti akan diakumulasikan dengan jumlah peserta tes CPNS di daerah yang mundur.

source: berita jatim

Iklan

Perihal jatiminfo
Memberikan informasi buat warga jawa timur dan sekitar nya...

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: