Wayang Tinglung Hibur Pengungsi Merapi

Jatiminfo: Tanpa iringan tabuhan gamelan, nayaga maupun pesinden, suguhan wayang tinglung dalang Mardi Kenci (30), tak kehilangan daya tarik.

Tak kurang dari 200 pengungsi Merapi di Stadion Maguwoharjo, mengikuti lakon yang disuguhkan Mardi dengan antusias.Wayang tinglung, menurut kawan Mardi yang mendampingi, Aryanto, memang bukan wayang pada umumnya.

Selain tidak diiringi nayaga maupun sinden, cerita yang disuguhkan mengangkat isu-isu hangat, misalnya gempa bumi Bantul atau letusan Merapi.

Ditambah penyajian yang jenaka, wayang tinglung, sebutan Mardi untuk wayangnya, mendapat apresiasi positif dari anak-anak dan orang tua.

“Pak Mardi dari Bantul. Ia memang sengaja membuat wayang tinglung menjadi pertunjukan tunggal, tak ada nayaga, sinden, atau lainnya,” ujar Aryanto. “Ceritanya mengangkat isu nyata supaya ada kedekatan antara cerita dan penonton. Dalam keadaan sekarang, mudah-mudahan menghibur dan memberi semangat,” tambahnya[kompas]

Iklan

Perihal jatiminfo
Memberikan informasi buat warga jawa timur dan sekitar nya...

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: